Begitu gue sampe masjid, ada hal yang tidak biasa. Hari ini gue dateng sendiri, temen-temen gue punya urusan mereka masing-masing. Gue menginjakkan kaki di masjid yang udah ramai ini, karena gue dateng bener-bener pas adzan Isya dimulai, sengaja. Maksudnya supaya gue nggak perlu nahan kentut dan kencing lebih lama.
Sholat Isya pun dimulai, dan pada akhirnya selesai. Tapi begitu udah mau mulai traweh, gue menyadari sesuatu. Bukan cuma kencing sama kentut aja yang harus ditahan. BAB juga, tapi bukan itu yang gue maksud. Godaan lainnya adalah...ngantuk. Apa yang bisa menyebabkan gue ngantuk disaat setelah gue sholat Isya? Sesuatu yang tidak biasa. Atau mungkin gue capek karena otak gue yang penuh informasi penting ini selalu digunakan, jadi perlu istirahat. Atau gue banyak pikiran karena banyak PR yang belom dikerjakan, sementara otak gue ini terlalu pintar, jadi bingung mau mulai yang mana? Terlalu pintar. Ya, pintar.
Rasa ngantuk ini pun menggerogoti mata gue, dan pada akhirnya seluruh tubuh gue terguncang, mau jatoh. Ibu-ibu di sebelah kanan gue ngeliatin, agak takut-takut gitu. Gue terhuyung-huyung memutar-mutar kepala, sampai akhirnya mata gue sama si ibu-ibu itu ketemu. Gue nyengir, tapi ibu itu malah memalingkan pandangan, agak ngeri. Gue juga jadi takut tanpa alasan.
Sholat traweh pun dimulai, dan mata gue udah buka tutup kedap-kedip lebih sering daripada normalnya. Gue paksain melotot, dan tau-tau rasanya gue mau ketawa ngebayangin muka gue yang lagi melotot ini. Sayangnya rasa geli-nahan-ketawa itu juga terkalahkan sama rasa ngantuk gue ini.
Gue nggak fokus, berdoa aja gue nggak jatoh dan mempermalukan diri gue sendiri. Dengan sadar-nggak-sadar-agak-sadar gue menampar pipi kanan gue dengan tangan kanan, karena akan aneh kalau gue tampar dengan tangan kiri. Sejenak mata gue terbuka lebar, kedip-kedip, terus rasanya merem lagi.
Sujudpun tiba, gue udah mulai awake. Tapi begitu harusnya duduk diantara dua sujud, gue tergoda untuk sujud terus. Sampai akhirnya gue merasa nggak enak, gue langsung bangun, lalu sujud lagi. Sujud rasanya nikmaaaaaaaaaaat tapi beruntung gue nggak kebawa suasana, gue bangun lagi.
Rakaat ketiga, gue lebih parah lagi. Gue udah mulai nggak fokus, karena si imam lagi baca surat apa, gue baca surat ya-Allah-sadarkan-aku-sekarang sambil menyangkutkan tangan kanan gue di pipi dan mata, nyubit-nyubit muka gue sendiri. Bahkan di rakaat selanjutnya, gue mulai loncat-loncat kecil, yang melengkapi diri gue sebagai makhluk-muslim-mengerikan.
Gue jadi kepikiran sama tugas sekolah gue yang belom selesai, yang harus pake kertas HVS tapi gue nggak punya, yang harus tempel foto gue tapi gue belom siap untuk masuk ke layar TV dan terkenal, yang harus menulis di atas kertas saat tangan gue hanya siap untuk subway suffers dan angry bird.
Pada akhirnya gue bener-bener berdoa supaya tugasnya cepat selesai dengan sendirinya, mungkin. Tadinya gue mau membatalkan traweh dan langsung lari ke rumah dan tidur, bangun pada waktu sahur dan makan padahal udah adzan subuh. Gue harus bertahan di traweh ini sampai witir.
Gue berdoa lagi, gue yakin kalau gue berusaha, gue akan melewati cobaan yang berkah ini.
Begitu rakaat yang ke 7, gue merasa ada yang agak aneh dan mengejutkan dan membuat gue bahagia. Imamnya baca surat panjang yang pendek! Tidak sepanjang sebelum-sebelumnya. Gue making bersemangat dan menampar muka gue lagi, dan rasanya pipi kanan gue ini udah mulai panas. Sampai akhirnya traweh selesai, gue alhamdulillah-an sebisa mungkin.
Witir! Perang gue yang terakhir. Di final ini, setelah gue bahagia di rakaat ke 7 dan 8, gue ngantuk lagi. Gue harus percaya bahwa PR yang belom gue kerjain udah siap untuk dibawa besok pagi gatau gimana caranya. Gue pun berdoa, semoga aja gue nggak ngantuk sampe rumah, walaupun barusan adalah godaan yang sangat besar untuk tidak witir di masjid.
Gue pun sholat witir sambil berharap-harap, dan tidak terasa... Witirnya selesai! Gue kira ini rakaat ke dua, tapi ternyata ketiga! Mungkin ini bonus buat gue, dan menurut gue, gue nggak tidur waktu sujud. Ibu-ibu kanan dan kiri gue yang masih ngeliatin gue dengan tatapan aneh mereka juga kayaknya normal-normal aja. Alhamdulillah! Ini adalah keajaiban dan hadiah dari Allah! (menurut gue, sih) tapi gue bersyukur, begitu gue sampe rumah, gue langsung ngerjain PR dan selesai. Gampang! Kenapa nggak dari tadi-tadi?
Dan gue bisa nulis beginian. Hebat ya, gue suka Ramadhan!
Fighting!
Semoga laporan dan project gue mendapatkan hasil yang baik juga, aamiin ya Rabbal'alamiin...!!!
Hans Gallery
Tuesday, July 23, 2013
Sunset from Train
I was curious, so I took that
Even though the focus lenses not good enough
And because the train went so fast, so it's blur
But anyway, I still love the view, and the photo I was taking, the village was really amazing!
The trees? Hmm I don't remember it but...
It looks good. See? (up) The trees just like a silhouette that makes the photo even better!
But Oh! The sun is gone!
Wait, wait! Is it would be over?
Aaah and finally I should have wait for tomorrow. The sun was gone and go to do it job, for another place on earth. See you back soon, Sun!
I wish I have another chance to take another photo of sunset!
Aamiin!
View on Train, July
Look up! And down!
And this!
Then this!
These photos was taken when I'm on the road, by the train. It was fast so it's so hard to take the near photo. Well, I'm talented B)
And I will miss this view again, so I hope I will have a chance to take a train again and go to (somewhere), also to get this view again. And I wish I will take a better photo, because it's handy-cam, so it doesn't looks like an SLR picture. Well, it's good either to took.
Seniors Graduated
And here's my seniors when they graduated. Congratulations to everyone! I wish I will graduate too some day! And will get the best results!
Don't know why, but hope they will remember me and ma friends in class.
And once again, Congrats! :)
My Juniors
There are my juniors, and the second from the left is cute, isn't he? Hahahah anyways, they come to play harmonica when my brother graduated. Thanks to them, and I got the pictures finally.
Ah, I hope I can know them any longer. Some of them are surrounded me, so I like to get a talk with them too.
And I hope I will come to your graduate guys, in this year.
Ganbatte!
New Class
I'm entering new class, with the same children, exactly. I wish we will spend more time together than before, because it's like the last 'together and same class' we have. We will separate in other school next year. So pitiful, like I don't want to grow old.
I'm getting myself taller than a year ago in the old class, but also my friends are getting taller. My target is 170 cm, and I'll get it.
Well, about my new class, there's nothing different but the subjects. Ms. T.F still teach us until now, and the new is Mrs. RIS. We should fight harder than before in this class, to prove our talent and scores, and survive.
I'm getting nervous, like I said, I don't wanna grow old :( but uh, we must going-to-be even though step by step. Wish me luck, and I hope my days in this class would be great. I don't want to be negative thinking, so it's better to keep it good in a mood. I wish my score and results will get better too, and also the others. Aamiin, ya Rabbal'alamiin.
So, here I am starting new class and new year of school.
Wish me luck!
Bismillahirahmanirahiim... :)
I'm getting myself taller than a year ago in the old class, but also my friends are getting taller. My target is 170 cm, and I'll get it.
Well, about my new class, there's nothing different but the subjects. Ms. T.F still teach us until now, and the new is Mrs. RIS. We should fight harder than before in this class, to prove our talent and scores, and survive.
I'm getting nervous, like I said, I don't wanna grow old :( but uh, we must going-to-be even though step by step. Wish me luck, and I hope my days in this class would be great. I don't want to be negative thinking, so it's better to keep it good in a mood. I wish my score and results will get better too, and also the others. Aamiin, ya Rabbal'alamiin.
So, here I am starting new class and new year of school.
Wish me luck!
Bismillahirahmanirahiim... :)
R.I.P Cory Monteith
Cory Allan Michael Monteith (May 11, 1982 – July 13, 2013)
We will always love you.
He just passed away, July 13 2013
I really love him and he's really young. He passed away at 31 years old. Stay strong Lea Michele and Rest In Peace, Cory Monteith.
We will always love you.
We will miss you.
I love you. I'll miss you.
Subscribe to:
Comments (Atom)
